Maqāṣid al-Syarī'ah as Global Ethics: The Relevance of Tafsir Al-Mishbāḥ for Modern Civilization
Kata Kunci:
Maqāṣid al-Sharī'ah, Tafsir al-Mishbāḥ, Global Ethics, Quraish Shihab, Modern CivilizationAbstrak
The need for a global ethical framework capable of addressing humanitarian crises, ecological degradation, social injustice, and moral disruption in the digital era has become increasingly urgent in contemporary discourse. Although studies on maqāṣid al-sharī‘ah have grown significantly, research that integrates this concept with global issues through the lens of Indonesian Qurʺnic exegesis, particularly Tafsir al-Mishbāḥ, remains notably limited. This study aims to analyze how M. Quraish Shihab interprets Qurʺnic verses related to maqāṣid and to evaluate their relevance as a foundation for global ethics in modern civilization. Employing a qualitative library-based method combined with thematic Qurʺnic analysis, this research finds that al-Mishbāḥ emphasizes universal ethical values such as human dignity, justice, moderation, social responsibility, and environmental consciousness. Further, Quraish Shihab’s adabī–ijtimā‘ī approach expands maqāṣid beyond its legal framework into a humanistic ethical paradigm compatible with global concerns including human rights, ecological sustainability, digital ethics, and conflict resolution. Academically, this study fills a gap in the literature by introducing the contribution of contemporary Indonesian exegesis to maqāṣid studies. Practically, it offers a model for integrating Qurʺnic ethical values into global moral discourse and highlights the potential of Indonesian Islam as a significant actor in shaping sustainable and humane civilizational development.
Abstrak
Kebutuhan akan kerangka etika global yang mampu mengatasi krisis kemanusiaan, degradasi ekologi, ketidakadilan sosial, dan disrupsi moral di era digital semakin mendesak dalam wacana kontemporer. Meskipun kajian tentang maqāṣid al-sharī'ah telah berkembang secara signifikan, penelitian yang mengintegrasikan konsep ini dengan isu-isu global melalui lensa tafsir Al-Qur'an Indonesia, khususnya Tafsir al-Mishbāḥ, masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana M. Quraish Shihab menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan maqāṣid serta mengevaluasi relevansinya sebagai landasan etika global dalam peradaban modern. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis kepustakaan yang dikombinasikan dengan analisis tematik Al-Qur'an, penelitian ini menemukan bahwa al-Mishbāḥ menekankan nilai-nilai etika universal seperti martabat manusia, keadilan, moderasi, tanggung jawab sosial, dan kesadaran lingkungan. Lebih lanjut, pendekatan adabī–ijtimā'ī Quraish Shihab memperluas maqāṣid melampaui kerangka hukumnya menjadi paradigma etika humanistik yang kompatibel dengan persoalan-persoalan global, termasuk hak asasi manusia, keberlanjutan ekologi, etika digital, dan resolusi konflik. Secara akademis, penelitian ini mengisi kesenjangan dalam literatur dengan memperkenalkan kontribusi tafsir Indonesia kontemporer terhadap kajian maqāṣid. Secara praktis, penelitian ini menawarkan model integrasi nilai-nilai etika Al-Qur'an ke dalam wacana moral global, sekaligus menyoroti potensi Islam Indonesia sebagai aktor penting dalam membentuk pembangunan peradaban yang berkelanjutan dan berperikemanusiaan.