Penulisan Sebagai Alternatif Dakwah: Melestarikan Tradisi Keilmuan Islam di Era Digital
Kata Kunci:
Guru Pendidikan Islam, Alternatif Dakwah, Penulisan Dakwah, Sekolah MenengahAbstrak
Penulisan dakwah merupakan alternatif yang signifikan bagi Guru Pendidikan Islam (GPI) dalam menyampaikan pesan Islam secara fleksibel, sistematis, dan berkesinambungan. GPI sering menghadapi beban tugas pengajaran yang padat serta keterbatasan waktu untuk berdakwah secara lisan. Oleh karena itu, penulisan hadir sebagai medan dakwah tidak langsung yang melampaui batas teknologi dan memiliki daya ketahanan penyampaian ilmu yang lebih panjang. Penelitian kualitatif berbentuk studi kasus ini dilaksanakan untuk mengeksplorasi pemahaman GPI terhadap potensi penulisan sebagai instrumen dakwah di era digital. Melalui teknik pengambilan sampel bertujuan, sebanyak enam GPI yang aktif menulis dipilih sebagai peserta penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak ATLAS.ti 22. Temuan penelitian mengidentifikasi tiga tema utama: (i) keunggulan penulisan, (ii) kompetensi menulis, dan (iii) upaya meneruskan tradisi keilmuan. Nilai koefisien Kappa (K = 0,94) menunjukkan tingkat keselarasan tema yang sangat tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran GPI terhadap dampak penulisan dakwah, sekaligus membudayakan aktivitas penulisan sebagai strategi melestarikan khazanah ilmu Islam dalam dunia pendidikan.
Abstract
Dakwah writing represents a significant alternative for Islamic Education Teachers (GPI) in conveying Islamic messages in a flexible, systematic, and sustainable manner. GPI frequently face heavy teaching workloads and limited time for oral da'wah. Writing thus emerges as an indirect da'wah medium that transcends technological boundaries and offers greater durability in knowledge dissemination. This qualitative case study was conducted to explore GPI's understanding of writing as a da'wah instrument in the digital era. Through purposive sampling, six actively writing GPI were selected as research participants. Data were collected through in-depth interviews and document analysis, then analyzed using ATLAS.ti 22 software. The findings identified three main themes: (i) the advantages of writing, (ii) writing competence, and (iii) the effort to sustain scholarly tradition. The Kappa coefficient value (K = 0.94) indicated a very high level of thematic agreement. This study is expected to strengthen GPI's awareness of the impact of da'wah writing, while cultivating writing as a strategy to preserve the treasury of Islamic knowledge in education.